WADUH! INILAH PERKEMBANGAN NILAI TUKAR RUPIAH DALAM KURUN WAKTU 10 TAHUN TERAKHIR

Share

Perkembangan nilai tukar Rupiah memang selalu menjadi sorotan mengingat pergerakan Rupiah sangat dependen terhadap Dollar AS sehingga pergerakannya menjadi sangat fluktuatif. Fluktuasi nilai tukar Rupiah ini tentunya berdampak pada ekonomi makro. Kali ini Sedata.id akan membahas data terkait perkembangan grafik nilai tukar Rupiah. Lalu, bagaimana grafik pelemahan atau penguatan Rupiah dalam kurun waktu satu dekade?

Gambar 1 Source: investing.com

Di lansir dari investing.com seperti yang terlihat pada grafik di atas menunjukkan bahwa pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS sangat fluktuatif terkadang mengalami penguatan ataupun pelemahan. Namun secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa nilai tukar mata uang Rupiah cenderung mengalami pelemahan dari tahun ke tahun. Seperti pada tahun 2011, Rupiah masih berada di posisi Rp9.000. Dalam kurun waktu 10 tahun kemudian di tahun 2020, nilai tukar Rupiah semakin melemah di sekitar Rp14.165 (per November 2020).

Sebenarnya, nilai tukar Rupiah saat ini memang bukan yang paling lemah. Pasalnya sekitar bulan Maret yang lalu, Rupiah pernah anjlok ke posisi terlemah dalam beberapa tahun terakhir yaitu sekitar Rp16.000.

Perubahan nilai tukar Rupiah pastinya terjadi bukan tanpa alasan. Beberapa faktor juga menjadi penentu pelemahan atau penguatan Rupiah seperti premi risiko dan masalah ketidakpastian pasar keuangan global maupun dalam negeri. Seperti kasus sebelum Covid-19, BI mencatat volatility index (VIX) berada di angka 18,8. Kemudian merangkak naik menjadi 83,2 saat puncak Covid-19 pada minggu kedua Maret 2020 di Indonesia. Hal inilah yang yang sebenarnya menyebabkan kenaikan tajam harga Rupiah di bulan Maret lalu. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi nilai tukar rupiah yaitu inflasi, hutang, dan ekspor-impor.