TIPS MEMILIH PERUSAHAAN SEKURITAS BAGI PEMULA

Share

Sebelum melakukan investasi, kamu harus memilih perusahaan sekuritas yang akan membantu kamu dalam berinvestasi. Nah, apa sih perusahaan sekuritas itu? Perusahaan sekuritas atau perusahaan efek adalah salah satu anggota bursa (AB) yang dapat bertugas sebagai Perantara Perdagangan Efek (Broker Dealer), Penjamin Emisi Efek (Underwriter), dan Manajer Investasi. 

Ada banyak perusahaan sekuritas yang dapat kamu pilih sesuai kriteria yang kamu inginkan, namun sebagai pemula kamu harus memperhatikan beberapa hal dalam memilih perusahaan sekuritas. Nah, agar kamu tidak salah pilih, Sedata.id akan merangkum tips memilih perusahaan sekuritas bagi pemula nih! 

1.Legalitas 

Sebelum menentukan pilihan perusahaan sekuritas untuk berinvestasi, sebaiknya periksa terlebih dahulu apakah perusahaan tersebut sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Periksa latar belakang, pemegang saham, bagaimana manajemen OJK dan BEI-nya, modal, kesehatan keuangan perusahaan, serta track recordnya beberapa tahun terakhir.

2.  Layanan

Carilah perusahaan sekuritas yang dapat menerapkan layanan pembukaan rekening secara mudah. Saat ini OJK dan BEI telah membolehkan tanda tangan elektronik sebagai pengganti tanda tangan basah. Hal ini dapat memudahkan kamu dalam proses membuka rekening. Selain itu, cari perusahaan sekuritas yang memiliki layanan online trading. Biasanya beberapa perusahaan sekuritas memiliki aplikasi tersendiri untuk memudahkan nasabahnya melakukan jual-beli saham dengan praktis melalui handphone masing-masing. Pilihlah perusahaan yang memiliki aplikasi yang mudah, aman dan nyaman untuk kamu gunakan.

3. Biaya Transaksi

Perusahaan sekuritas akan menarik biaya transaksi (fee) tiap nasabah beli-jual saham. BIaya transaksi ini menjadi pendapatan utama bagi perusahaan sekuritas, semakin sering investor melakukan beli-jual saham, maka perusahaan sekuritas akan semakin untung. Fee beli-jual sekuritas beragam, mulai dari 0,15%-0,25% sampai 0,25%-0,35%. Jika fee-nya 0,15%-0,25% berarti 0,15% akan dibebankan dari nilai saham yang dibeli, dan 0,25% dibebankan dari saham yang dijual.  Perlu diperhatikan apakah ada batasan minimal fee yang dibebankan ke nasabah. Biasanya perusahaan sekuritas asing memiliki fee yang lebih tinggi dibanding perusahaan sekuritas dalam negeri.

4. Setoran Awal

Tiap perusahaan sekuritas memiliki kebijakan mengenai setoran awal nasabah. Syarat tersebut beragam, mulai dari Rp100,000 hingga lebih dari Rp10 juta. Kamu bisa menyesuaikan dengan dana yang kamu miliki. Uang ini akan masuk ke Rekening Dana investor (RDI) kamu dan atas nama kamu pribadi, bukan atas nama pihak lain.

5. Analisis

Perhatikan tim analis perusahaan sekuritas tersebut. Rekomendasi berdasarkan analisis biasanya diberikan oleh perusahaan sekuritas, kamu dapat membandingan prediksi kamu dengan rekomendasi tersebut.

Nah, itu dia tips dalam memilih perusahaan sekuritas bagi pemula. Salah satu contoh perusahaan sekuritas yang bagus adalah Ajaib. Selalu cari pilihan yang terbaik, karena jika salah pilih perusahaan sekuritas akan sangat disayangkan dan kamu akan merasa dirugikan. Pilih yang kamu rasa terbaik, go ahead!