BAGAIMANA HARGA SAHAM AAPL MENJELANG DAN PASCA RILIS IPHONE 12?

Share

Selasa, 13 Oktober 2020, salah satu perusahaan teknologi multinasional ternama Apple merilis smart phone terbarunya iPhone 12. Dalam peluncuran berbasis virtual itu, Apple merilis 4 jenis iPhone 12 terbarunya yaitu iPhone 12 mini, iPhone 12, iPhone 12 Pro, dan iPhone 12 Pro Max. Selain itu, konektivitas berbasis 5G menjadi salah satu fitur unggulan yang ditawarkan oleh ponsel terbaru besutan Apple ini. Upgrade terbaru ini tentunya menjadi angin segar bagi para penggemarnya. 

Perilisan ponsel terbaru Apple ini tidak hanya berdampak bagi para penggemarnya, tetapi juga para investor. Perilisan tersebut berdampak pada para investor karena fluktuasi harga saham Apple (AAPL). Lalu bagaimana indeks harga saham AAPL sebelum dan sesudah perilisan iPhone 12?

Sebelum iPhone 12 rilis, pergerakan harga saham Apple selama kuartal ke-3 tahun 2020 mengalami fluktuasi harga seperti yang terlihat pada grafik di bawah ini.

AAPL Historical Data

DatePriceOpenHighLowVolChange
July106.2691.28106,4289,143.02B16.51%
August129.04108.20131.00107.894.07B21.44%
September115.81129.04137.39103.503.64B-10.25%

Source: Investing.com

Di bulan Juli lalu, harga saham Apple Inc. hanya berkisar di range US$ 106. Sedangkan di bulan Agustus meningkat di harga sekitar US$ 129 meskipun di bulan September mengalami penurunan sekitar US$ 119. Sedangkan, pasca perilisan iPhone 12 pada 14 Oktober 2020 kembali mengalami peningkatan yaitu berkisar di harga US$ 121.

Trend kenaikan khususnya setelah perilisan iPhone terbaru memang tidak hanya terjadi pada tahun 2020 saja. Di bulan Desember 2019 lalu ketika iPhone 11 di rilis, posisi harga saham juga mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya yaitu dari US$ 66 menjadi US$ 73.

Jika dilihat dalam jangka panjang, harga indeks saham Apple Inc secara rata-rata dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Terlihat sejak tahun 2011 berada di posisi sekitar US$ 30, sedangkan di tahun 2019 meningkat menjadi sekitar US$ 296. Kenaikan tersebut tentunya dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya adalah faktor makroekonomi. Apalagi di tahun 2020 ini dimana saham berkode AAPL itu pernah menjadi saham yang terkuat mengalahkan Saudi Aramco dengan kapitalisasi sebesar US$ 2,03 triliun.

Source: Investing.com

Dapat disimpulkan bahwa trend harga saham Apple Inc semakin meningkat dari tahun ke tahun dengan momentumpeningkatan terkuat pada saat perilisan produk terbarunya, sebagai contohnya perilisan iPhone 12 di tahun 2020 ini. Nah, apakah kalian semakin berminat untuk berinvestasi ke perusahaan “Apel Kroak” ini?