INGIN MEMILIKI KONDISI KEUANGAN YANG STABIL DI USIA MUDA? LAKUKAN CARA INI!

Share

Siapa sih yang tidak tertarik membahas uang? Tidak bisa dipungkiri, bahwa everything needs money. Oleh karenanya, semua orang membutuhkan uang untuk bertahan hidup. Nah, untuk generasi millennial yang ingin memiliki financially stable atau kondisi keuangan yang stabil diusia muda, maka begini caranya!

1. Manfaatkan Keadaan

Yap! Kalian harus pintar memanfaatkan keadaan yang ada di depan kalian. Sebagai contoh, apabila kalian suka membuat desain, maka tekunilah hal tersebut. Kalian bisa belajar dari ahlinya atau belajar melalui tutorial di YouTube. Kemudian amati, tiru, dan modifikasi dengan versi kalian sendiri. Langkah selanjutnya, kalian bisa mempromosikan kemampuan mendesain kalian kepada penerima jasa seperti perusahaan start-up atau lainnya. Terlebih apabila kalian dari kalangan pelajar atau mahasiswa, kalian bisa menawarkan jasa tersebut ke lingkungan sekitar.

Sebagai contoh lain, apabila kalian sedang berkuliah di jurusan Bahasa Inggris, maka akan sangat banyak peluang yang bisa dijadikan sebagai sumber pendapatan. Kalian bisa membuka kursus private Bahasa Inggris, menjadi penerjemah lisan maupun tulis, atau menjadi proofreader. Pekerjaan tersebut akan sepenuhnya diatur oleh kalian. Mulai dari nama usaha jasa, prosedur pengerjaan, hingga tarif. Kuncinya adalah mau belajar. Ketika kalian merasa “Duh, saya belum pintar,” maka jadikan hal tersebut sebagai acuan kalian untuk rajin belajar. Sambil menyelam, sambil minum air. Sambil bekerja, sambil belajar, sambil dapat uang!

Untuk wadah promosi lainnya, kalian bisa mulai mempromosikannya melalui sosial media masing-masing atau melalui wadah yang telah disediakan khusus untuk para freelancers, salah satunya adalah aplikasi FastWork. Aplikasi ini akan membantu mempertemukan para penyedia jasa dengan pencari jasa. Sebenarnya sangat banyak wadah lain untuk para freelancers dalam menemukan pelanggannya. Itu adalah tugas kalian untuk melakukan riset. Manfaatkanlah wadah tersebut untuk membangun profil kalian semaksimal mungkin agar para penerima jasa percaya dengan kemampuan kalian. Dengan begitu, mereka tidak akan ragu untuk berlangganan dengan jasa kalian. Dan uang tentunya akan dengan mudah kalian dapatkan.

2. Bedakan antara Kebutuhan dan Keinginan

Kebutuhan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk mempertahankan hidup serta untuk memperoleh kesejahteraan dan kenyamanan. Sedangkan, keinginan adalah segala kebutuhan lebih terhadap barang ataupun jasa yang ingin dipenuhi setiap manusia pada sesuatu hal yang dianggap kurang. Keinginan tidak bersifat mengikat dan tidak memiliki keharusan untuk segera terpenuhi. Keinginan lebih bersifat tambahan, ketika kebutuhan pokok telah terpenuhi.

Jadi, sudah jelas bahwa kalian boleh melakukan pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun tidak disarankan untuk melakukan impulsive spending di tengah kondisi keuangan yang masih belum stabil. Ketika kalian memiliki uang lebih, maka akan lebih bijak jika kalian befikir bagaimana caranya memutar uang tersebut agar mendapatkan hasil yang lebih banyak. Jangan memaksakan membeli sesuatu hanya demi memenuhi gengsi. Calon orang kaya tidak memiliki mindset demikian. Maka bijaklah dalam menentukan pengeluaran. Tanyakan kepada diri kalian sebelum membeli sesuatu. Apakah itu untuk kebutuhan? Atau hanya sekedar keinginan? 

3. Menabung 

Ketika kalian sudah mendapatkan pendapatan dari apa yang sudah dilakukan, maka gunakanlah sebagian uang untuk menabung. Pilihan untuk menabung bisa kalian sesuaikan dengan keinginan masing-masing. Kalian bisa memilih menabung di rumah atau di bank. 

Ketika menabung, ubah pola fikir kalian. Saat kalian dihadapkan dengan keadaan yang tidak terlalu mendesak, hindari berfikiran “Ah, beli aja dulu nggak apa-apa kali, ya. Kalau uang ini habis, kan masih ada uang tabungan.” Pemikiran semacam itu hanya akan menggagalkan usaha menabung kalian. Ketika kalian menabung, anggaplah uang yang kalian tabung itu adalah milik orang lain. Jadi, kalian tidak bisa seenaknya mengambil uang tabungan untuk sekedar memenuhi keinginan kalian. Kecuali jika kalian sedang berhadapan dengan keadaan mendesak yang memang membutuhkan uang lebih, maka kalian boleh menggunakan uang tabungan. Dengan catatan, dilain waktu kalian akan mengembalikan uang tabungan tersebut dengan jumlah yang sama atau bahkan lebih. 

4. Investasi  

Investasi adalah salah satu faktor pendukung seseorang untuk memiliki financially stable di usia muda. Di era sekarang, investasi menjadi lebih mudah dan praktis. Tersedia banyak wadah yang bisa membantu kalian untuk berinvestasi. Kalian bisa berinvestasi di Obligasi, reksadana, saham, atau bahkan online shop saat ini juga ikut menyumbang wadah untuk para millennial agar mulai berinvestasi.  

Apakah investasi harus selalu mahal? Jawabannya adalah tidak. Dengan uang Rp. 10,000 kalian sudah bisa berinvestasi dengan membeli tabugan emas di Pegadaian. Jadi, apabila kalian memiliki uang sisa membeli kuota sejumlah Rp. 10,000, maka gunakanlah uang tersebut untuk membeli emas. Memang terbilang sedikit, namun ingatlah pepatah bahwa “Sedikit demi sedikit, lama lama menjadi bukit.” Walau sedikit, apabila kalian lakukan dengan rutin maka hasilnya juga akan meguntungkan. Bahkan untuk kalian ingin berinvestasi di pasar modal, juga tidak membutuhkan dana yang besar, cukup 100.000 rupiah saja untuk membuka rekening dana investor.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan investasi. Salah satunya adalah menyiapkan emergency fund atau dana darurat. Sebelum kalian berniat untuk investasi, pastikan kalian telah memiliki dana darurat minimal sebesar 6 kali lipat dari jumlah pendapatan atau pengeluaran bulanan kalian. Hal tersebut dilakukan guna membantu melancarkan proses investasi kalian. Karena apabila kalian berinvestasi tanpa menyiapkan dana darurat, maka investasi kalian hanya akan sia-sia. 

5. Bijak Menggunakan Waktu

Gunakanlah waktu yang kalian miliki sebijak mngkin. Apabila kalian memiliki waktu luang, manfaatkanlah untuk belajar sesuatu yang menguntungkan. Contohnya, apabila kalian tertarik di bidang Content Writer, maka bacalah artikel terkait bagaimana cara menulis judul konten yang baik dan benar, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menulis konten, dan sebagainya.

Hal tersebut tentunya akan menguntungkan kalian karena kalian akan memiliki kualitas menulis yang baik dan akan menjadi lebih siap dalam bersaing dengan para penyedia jasa lainnya.  

6. Bangun Koneksi Sebanyak Mungkin

Koneksi di dunia kerja sangatlah penting. Koneksi memiliki pengaruh yang cukup besar untuk mendukung kemajuan setiap usaha. Apabila kalian memiliki banyak koneksi, maka usaha yang sedang dirintis akan memiliki peluang yang lebih besar untuk diketahui banyak orang. Katakanlah kalian memiliki usaha jasa sebagai penerjemah, kemudian kalian memiliki koneksi seorang manager di sebuah PT penerbitan buku. Kalian bisa saja akan dipekerjakan sebagai penerjemah buku yang diproduksi oleh PT tempat koneksi kalian bekerja. Terlebih apabila kalian telah memanfaatkan waktu luang untuk belajar, maka kualitas diri kalian akan semakin baik dan orang lain tidak akan ragu untuk memilih kalian sebagai penyedia jasa favorit mereka. 

Nah, demikian adalah cara-cara yang bisa kalian untuk mempersiapkan kondisi keuangan yang stabil di usia muda. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!